tulisan ini dimaksudkan untuk mencari masukan dari kalangan yang mempunyai informasi lebih lengkap dan akurat untuk dipadukan menjadi data acuan penulisan berikutnya.
Saran, kritik dan koreksi masih sangat diperlukan terutama menyangkut penulisan nama-nama yang benar dan tepat masih penulis sangat rasakan karena sumber tulisan yang belum memadai.
Bermula dari seorang ulama yang bernama "Said(Sayid) Zakaria"(konon berasal dari negeri Mesir) yang memiliki keturunan antara lain "(syaikh/sayid) Mahidin" di Pahang Malaysia
.Syaikh/sayid Mahidin ini mempunyai anak antara lain diberi nama Abdullah (syaikh Abdullah) yang terkenal dengan julukan "si Boroeng Djaoeh".Menurut cerita beliau sempat menjadi Depati di Sungai Keruh Musi.
Selanjutnya dari Syaikh Abdullah ini antara lain memiliki dua anak (putra dan putri), yang putra mempunyai julukan Djenang Gaboh (di Talang Balai Ogan Ilir), sementara yang putri bernama Kardimah (menikah dan hidup di Sungai Pinang Ogan Ilir).
Djenang Gaboh menurunkan Djenang Bisal; Djenang Rezeki;Djenang Mesidjah; Djenang Djampang dan terakhir Djenang Djaoedin.
Djenang Mesidjah dikenali sebagai puyang darat dusun Talang Balai Ogan Ilir.
Djenang Mesijah, di samping menurunkan Djenang Djampang, juga punya anak perempuan yang namanya Nafisah(Napiah) yang kawin dengan Nali dan anak yang bernama Haji Menamit (Abdul Hamid).
Nafisah(Napiah) yang menikah dengan Nali memiliki keturunan antara lain:
- Sinoen (perempuan);
- Timah/Fatimah (perempuan);
- Sinap (perempuan);
- cemanap (perempuan);
- Joesoef (laki-laki);
- Amar (laki-laki);
- Thoyib (laki-laki);
- Thair (laki-laki);
- Abdurohim (laki-laki).
- Hanafi;
- Rambang;
- Haji Sanusi;
- Narasir;
- Zuhadi;
- Ceksof;
- Bastari,\;
- Mo laman/Sulaiman?;
- Haji Kodir.
nameku Muhamad Amin bin Haji Sjazili.paling ujuh e. .bin Haji Abdul hamid. .didusun abahku dikenal kaji ilung. . tapi abah la ninggal th 97.uji mak beliau cucung Djenang Djaoedin mak lah berumur lebih 100 tahun lah uzur dak pacak ngape ngape
BalasHapusjakla nia ape informasi kak..mun salah mencerita ke sejarah...pacak nyesat ke jg
BalasHapusade dak hubungan ceritemu ikak tengah cerite yang menurut ku lebih pacak dipercaye sejarah name dusun di link ikak copy paste be>http://www.ikasake-liting.com/index.php?option=com_content&view=article&id=230:nama-desa&catid=10:serba-serbi&Itemid=24
BalasHapus............ Sebelum ada Pasirah Marga Pegagan Ilir Suku II ini, pemerintahan dikepalai oleh “Jenang” kedudukannya di Talang Pegadungan di sekitar Risan Jenang dusun Talang Balai langsung di bawah Kesultanan Palembang.(http://ikasake-liting.com/index.php?option=com_content&view=article&id=4&Itemid=11)
BalasHapus... berdasarkan (http://ikasake-liting.com/index.php?option=com_content&view=article&id=4&Itemid=11) bahwa pemerintahan marga Pegagan Ilir Suku II ini mulai tahun 1870 (masa penjajahan Belanda) sementara Jenang itu sendiri termasuk sistem pemerintahan kesultanan Palembang. Hanya informasi tentang tahun-tahun kekuasaan Djenang ini masih sangat kabur. Barangkali ada yg merasa masih keturunan Djenang dapat mencari benang merah dari berbagai catatan sejarah.
BalasHapusmekaseh infoe, umah ku dak jauh dai risan jenang
BalasHapuskalu boleh tau sumber drmne..
BalasHapusaku sangat tertarik dengan tulisan ikak, karene asli talang balai jugek,
BalasHapusMenurutku segale info tentang talang balai baguse tubuh kunpulke dulu sebanyak banyak'e, setelah tekumpul empai pacak tubuh nuntut benang abang'e, biar sejarah dusun tubuk pacak jadi acuan untuk anak cucung tubu kagek
BalasHapusAssalamualaikum sanak dulur naa aku kak bingung aku juge keturanan raje denang tp denang mne kurang paham nameku Muhammad Ghufron cucung Ummi kalsum binti haji mahzan
BalasHapusindotops.com
BalasHapusMasih aktif blogging?? Kontak ane yak
kurang aktif... mudah-mudahan tulisan ini ada yg melanjutkan sbgmana tujuan awal .
HapusTalang Pegadungan,dusun tue..perlu di gali lagi informasie utk generasi penerus,jangan sampai sejarah asal muasal Talang Balai sirna 🙏🙏🙏
BalasHapus